Archive for the 'hewan kesayangan' Category

Fakta kebiri dini berdasarkan riset

Kamis, Agustus 14th, 2008

Saat ini klien mempunyai pilihan lain untuk mengambil keputusan melakukan kebiri pada hewan kesayangannya, yaitu melakukan kebiri dini. Kebiri dini dilakukan sebelum seekor hewan mencapai dewasa kelamin. Dan memang beberapa tahun yang lalu dan barangkali hingga saat ini masih ada pandangan yang tidak mendukung dilakukannya kebiri dini pada hewan kesayangan.
Hal-hal yang selalu menjadi perdebatan adalah antara memilih kebiri dini atau kebiri “tradisional” (kebiri yang dilakukan pada umumnya, setelah hewan mencapai dewasa kelamin) adalah berkaitan dengan risiko terjadinya obstruksi saluran kemih pada kucing jantan, inkontinesia uriner pada anjing betina, risiko obesitas, dampak pada sistem kekebalan, pertumbuhan yang terhambat atau tidak normal, dan perivulvar dermatitis akibat vulva infantil. Karena itu pada saat saya menjadi mahasiswa, kebiri dini merupakan hal yang dilarang (tidak dianjurkan). Dan yang sangat disarankan adalah menunggu hewan kesayangan mencapai dewasa kelamin atau menjalani satu siklus reproduksi.
Namun, beberapa penelitian yang dilakukan memberikan kenyataan-kenyataan baru yang ternyata tidak semua yang dikuatirkan dulu menjadi kenyataan pada hewan kesayangan yang dikebiri dini.

(more…)

Problema perilaku makan pada anjing

Kamis, Agustus 14th, 2008

Problema perilaku makan pada anjing yang sering dikeluhkan adalah obesitas dan koprofagia. Obesitas adalah terjadi kelebihan berat badan 15% dari berat badan ideal dan ini biasanya berkaitan dengan bangsa anjing, umur dan jenis kelamin. Penelitian terakhir juga menyebutkan ada kecenderungan obesitas pada anjing sejalan obesitas pada manusia. Juga dilaporkan terjadinya peningkatan kondisi obesitas hampir 25% dari populasi anjing di beberapa negara.

(more…)

Pertanyaan seputar pembedahan pada hewan kesayangan

Rabu, Agustus 13th, 2008

Perlukah pemeriksaan lengkap pada pasien sebelum dilakukan pembedahan? Pemeriksaan lengkap sangat diperlukan sebelum pasien menjalani tindakan pembedahan. Tindakan tersebut untuk menilai kualitas kondisi seekor pasien serta memastikan hal-hal yang berkaitan dengan kondisi patologisnya.

Haruskah pasien dilakukan pemeriksaan darah pre-anestetik sebelum pembedahan? Gambaran darah sangat disarankan pada semua hewan yang akan menjalani proses pembedahan. Hal tersebut sangat membantu dokter hewan untuk mengetahui hal-hal yang tidak tampak/tidak diketahui saat pemeriksaan fisik. Bisa saja seekor anjing atau kucing menderita gangguan fungsi hepar atau ginjal yang hanya bisa diketahui dengan pemeriksaan darah. Kedua organ tersebut sangat penting karena berperan dalam metabolisme obat termasuk obat anestesia yang digunakaan sepanjang pembedahan berlangsung.

Apa yang harus diperhatikan sebelum dan saat operasi dilakukan? Meskipun tidak semua, tindakan pembedahan seringkali merupakan upaya terapi yang harus segera dilakukan atau sifatnya emergency. Deteksi dini akan sangat membantu dan meningkatkan tingkat keberhasilan tindakan pembedahan. Sebaiknya gunakan vena kateter, baik untuk menjaga kestabilan cairan tubuh, tekanan darah maupun pemberian obat anestesia atau obat lain dalam kondisi darurat. Hal ini untuk menjaga, barangkali tindakan pembedahan mungkin berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Aliran nafas juga harus dipastikan berjalan dengan lancar. Untuk itu ada baiknya menyiapkan satu kotak khusus untuk tindakan darurat yang berisi peralatan dan obatan-obatan.

Apa yang harus diperhatikan setelah pembedahan berlangsung? Pada saat pembedahan pasien akan kehilangan panas tubuh akibat anestesia dan pembukaan rongga tubuh dalam prosedur operasi. Jika pasien menjadi terlalu dingin maka akan berdampak pada kerja jantung. Suhu tubuh pasien harus selalu dimonitor secara kontinu sebelum, selama dan setelah pembedahan berlangsung. Bila diperlukan diberikan panas tambahan.

Bagaimana mengendalikan rasa sakit pada pasien?  Proses pembedahan tentu menyakitkan, oleh sebab itu selalu digunakan obat anestesia selama pembedahan. Namun demikian efek rasa sakit masih terasa setelah proses pembedahan berlangsung dan obat anestesia hanya berfungsi pada saat pembedahan berlangsung. Pemberian obat pereda sakit tentu sangat dibutuhkan setelah pembedahan selesai. Hewan kadang tidak sangat jelas menunjukkan rasa sakit sebagaimana bila terjadi pada manusia.

Perlukah saran/instruksi setelah pembedahan berlangsung? Tentu saja. Perawatan pasca pembedahan sangat penting agar proses penyembuhan berlangsung dengan baik. Dan hewan tidak bisa disuruh bedrest atau istirahat atau harus diam dan tidak banyak bergerak dan semacamnya seperti pada manusia. Bila instruksi dokter hewan tidak dipatuhi, bisa jadi pembedahan sulit yang berhasil dengan baik tidak ada artinya. Ada banyak kasus fraktur dengan terapi intramedulary pinning berhasil dengan baik, namun kemudian dalam beberapa hari bengkok kembali akibat anjing sudah merasa nyaman dan bebas bergerak, berlari bahkan meloncat dan tentu saja ini akibat pemilik tidak mengindahkan instruksi dokter hewan agar hewannya tidak banyak bergerak atau harus dikurung karena merasa kasihan (karena dikurung).

Cara memegang pengerat kesayangan

Jumat, Agustus 8th, 2008

Di Amerika atau Eropa telah jamak, rodensia atau pengerat dipelihara dan menjadi hewan kesayangan. Pemeliharanya tidak hanya anak-anak namun juga orang dewasa. Bagaimana di Indonesia? Meski tidak seperti di Amerika, sepertinya mulai banyak juga orang yang memelihara rodensia. Mungkin bila mendengar kata rodensia, maka benak kita akan membayang tikus. Meskipun ada juga yang memelihara tikus namun banyak juga rodensia lain yang lebih menarik untuk dipelihara seperti Gerbil, Chincilla, Marmut dan tentu saja yang populer di Indonesia adalah Hamster.

(more…)